Wednesday, December 9

TANEL CHINTA


Kalanya aku sepi

Dan acapkalinya sepi itu berimbun

Menatap dia yang tidak lekang dari mereka


Aku gelap, dia cerah

Namun dia nun dalam riuh pekik mereka

Melempar jua pandangan

Yang menadah tolong

Padaku yang sepi


Kulihat sana di sebalik tafsiran riuh pekik

Ada ungkap cinta

Ada ungkap hati

Ada ungkap dosa.


Aku mungkin gelap

Namun aku bukan buta

Kerana yang gelap bisa melihat yang cerah

Namun yang cerah alpa terlihat.




Nota kaki : Sila baca tajuk di atas dan fahamkan dengan betul-betul.

No comments: